DFA Fan Club Ambon Resmi Dikukuhkan, Bawa Semangat “Boleh Fanatik, Tetap Santun”: Siap Jadi Energi Positif untuk Ambon dan Maluku

MALUKUEXPRESS.COM
AMBON, 31 Agustus 2026 -Semangat sepak bola Jerman berpadu dengan nilai persaudaraan khas Maluku dalam momentum pelantikan dan pengukuhan DFA Fan Club Ambon periode 2026–2030 yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Ambon, pada Sabtu (29/8/2026).

Pelantikan tersebut menjadi babak baru perjalanan DFA Fan Club Ambon sebagai wadah para pencinta sepak bola Jerman di Kota Ambon. Bukan sekadar pergantian kepengurusan, momentum ini ditegaskan sebagai komitmen untuk membawa komunitas suporter menjadi organisasi yang solid, positif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Susunan kepengurusan DFA Fan Club Ambon periode 2026–2030 disahkan melalui Surat Keputusan Nomor 001/SK/BFA/VIII/2026, tertanggal 29 Agustus 2026.

Dalam prosesi pengukuhan, seluruh pengurus mengucapkan sumpah dan janji untuk setia mengabdi, menjunjung tinggi Pancasila dan UUD 1945, menjaga persatuan dan kesatuan, memegang teguh AD/ART organisasi, serta menjaga nama baik DFA di mata masyarakat Ambon dan Maluku.

Prosesi pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus dan penyematan atribut organisasi.

DFA Bukan Sekadar Komunitas Suporter
Ketua Umum DFA Fan Club Ambon, Vithyu Lolkary dalam sambutannya menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni pergantian struktur organisasi.

“Hari ini bukan sekadar serah terima jabatan atau penggantian nama dan struktur. Hari ini adalah penegasan janji, perpanjangan tangan persaudaraan, dan bukti bahwa semangat DFA tetap hidup, tumbuh dan berkembang di tanah Ambon yang kita cintai,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota menjadikan persaudaraan sebagai kekuatan utama organisasi.

Menurutnya, tantangan kepengurusan 2026–2030 tidak ringan. Namun, seluruh pengurus diyakini mampu melewatinya apabila bekerja sebagai satu keluarga besar, mengedepankan transparansi, memperkuat komunikasi dan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi.

DFA juga diharapkan tidak hanya hadir sebagai komunitas penggemar sepak bola, tetapi berkembang menjadi wadah persatuan, wadah karya nyata, sekaligus sumber inspirasi bagi generasi muda Ambon.

“Kita utamakan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi, menjaga nama baik di setiap langkah dan bekerja transparan demi kepercayaan anggota dan masyarakat,” ujarnya.

Pesan Pemkot Ambon: Fanatik Boleh, Tetap Santun

Pesan penting datang dari Pemerintah Kota Ambon.
Sambutan Wali Kota Ambon yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Ambon, Roberd Sapulette, ST., MT., memberikan apresiasi terhadap keberadaan komunitas DFA sebagai bagian dari dinamika sosial dan kreativitas anak muda di Kota Ambon.

Dalam sambutan tersebut, Roberd menilai sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi telah menjadi bahasa universal yang mampu mempertemukan berbagai latar belakang, generasi, bahkan bangsa dan negara.

Karena itu, loyalitas dan militansi suporter dinilai sebagai sesuatu yang positif selama diarahkan pada sportivitas, persaudaraan dan penghormatan kepada sesama.

Namun, ada pesan tegas yang menjadi sorotan utama:
“Boleh fanatik, boleh militan, boleh total mendukung Jerman, tetapi tetap santun dan mampu menjaga ketertiban umum di Kota Ambon.”

Pesan tersebut langsung mendapat perhatian karena menyentuh karakter komunitas suporter sekaligus tanggung jawab sosial mereka.

Robby juga berharap DFA tidak hanya aktif ketika tim Jerman bertanding, tetapi juga mengambil bagian dalam kegiatan sosial, kemasyarakatan dan berbagai aktivitas positif lainnya.

“Jersey yang kita kenakan boleh berbeda, pemain yang kita idolakan boleh berbeda, tetapi ketika kita berada di Kota Ambon, kita tetap adalah orang basudara,” demikian pesan yang disampaikan Robby dalam sambutan tersebut.

Target 2026–2030: Solid, Kreatif dan Berdampak
Kepengurusan baru DFA Fan Club Ambon diharapkan mampu menjadikan periode 2026–2030 sebagai momentum untuk membangun organisasi yang lebih solid, kreatif dan memiliki kontribusi nyata bagi Kota Ambon.

Pengurus juga diminta membuka ruang partisipasi bagi seluruh anggota, menjaga kekompakan serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dukungan terhadap komunitas pun diharapkan terus dibangun melalui sinergi dengan Pemerintah Kota Ambon, organisasi masyarakat dan berbagai elemen lainnya.

Dengan semangat persatuan, persaudaraan dan sportivitas, DFA Fan Club Ambon membawa pesan bahwa kecintaan terhadap sepak bola dapat menjadi kekuatan sosial yang positif.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama pengurus yang baru dilantik bersama sejumlah tamu undangan dan perwakilan berbagai pihak.

“Bersatu, berkarya, berkomitmen. DFA jaya! Ambon jaya, Maluku tetap jaya!”

Slogan tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan baru DFA Fan Club Ambon di bawah kepengurusan periode 2026–2030.(CM)

Pos terkait