Malukuexpress.com, Kepala Sekolah SMP 85 Malteng Ariance Tehupiory, S.Pd menyampaikan saat ini dirinya baru menjabat sebagai Kepala sekolah tahun 2022 di karenakan Kepala sekolah yang sebelumnya baru saja pensiun, dirinya menyatakan bahwa SMP 85 Maluku Tengah masih berjalan dengan Kurikulum 2013 (K 13). Selasa (18/10/2022/) saat ditemui oleh media ini diruang kerjanya.
Lanjutnya, memang ada perbandingan kurikulum Merdeka belajar dengan K13, dan untuk kurikulum merdeka belajar sebagian guru belum memahami kurikulum tersebut di karenakan belum ada sosialisasi di sekolah ini.
Syane menambahkan juga bahwa, Kurikulum merdeka belajar lebih menekankan atau menyesuaikan dengan kondisi sekolah, misalnya belajar ekosistem di gunung maka lebih dekat dengan ekosistem di hutan.
Sedangkan pada K13 lebih menekankan pada pendidikan karakter, namun dalam keterbatasan yang ada, sebagai Kepala sekolah berharap kurikulum merdeka ini dapat di sosialisasikan di sekolah-sekolah terlebih khusus sekolah SMP 85 Malteng Desa Hatu,”harapnya.
Karena memang, kami melihat sebagian guru kami yang masih belum memahami tentang kurikulum Merdeka Belajar, maka perlu ada sosialisasi implementasinya ke sekolah-sekolah, “tutupnya. (Can)






