MX.COM, Saumlaki – Dukungan terhadap rencana peletakan batu pertama (ground breaking) Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Abadi Blok Masela terus menguat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kalangan pemuda menyatakan siap mengawal proyek tersebut karena dinilai berpotensi membuka lapangan kerja, mempercepat pembangunan daerah, dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Sekretaris Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Petrus L, menegaskan generasi muda Tanimbar berada di garis depan dalam mendukung percepatan pembangunan proyek yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Kami mendukung penuh rencana ground breaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela. Ini langkah besar bagi kemajuan daerah, peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan kesejahteraan masyarakat,” kata Petrus saat dihubungi dari Saumlaki, Minggu (21/6/2026).
Menurutnya, dampak proyek tidak hanya dirasakan sektor energi nasional. Kehadiran Blok Masela juga diyakini mampu menggerakkan ekonomi lokal melalui tumbuhnya usaha pendukung, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembangunan infrastruktur.
Karena itu, Petrus mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi yang aman dan kondusif agar investasi strategis tersebut berjalan sesuai rencana.
“Momentum ini harus dijaga bersama. Blok Masela merupakan aset nasional yang manfaatnya akan dirasakan dalam jangka panjang oleh masyarakat dan negara,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah kalangan juga mengingatkan pentingnya memastikan manfaat proyek dapat dirasakan masyarakat lokal melalui peningkatan kapasitas tenaga kerja, keterlibatan pelaku usaha daerah, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup.
Sebagai wilayah yang berada di beranda selatan NKRI, Tanimbar dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kehadiran Blok Masela dipandang menjadi peluang besar untuk memperkuat peran daerah dalam industri energi global.
Jika terealisasi sesuai target, proyek ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian energi nasional. (*






