Jefri : Stok Ketahanan Beras, Minyak Goreng Di Bulog Tual Tersedia, Gula Menunggu Pasokan Dari Ambon

Tual, MX. com. Posisi stok yang dikuasai Bulog Tula terhitung mulai awal Januari ini kita ada stoknya itu untuk beras sendiri itu ada sekitar 2000ton ini termasuk stok yang ada pada gudang Sifnana Saumlaki (MTB) itu ada sekitar 6, 7ton sisanya semuanya ada pada stok gudang Bulog Tual. Dengan adanya stok sebesar 2000ton, ini dia bisa mencukupi sampai pada awal bulan puasa. “Hal ini disampaikan staf pegawai Bulog Tual Jefri kepada koran ini diruang kerjanya. Senin (20/01/2020).

Lanjutnya, artinya ketahanan stok ini sampai bulan puasa tahun 2020 ini dari jumlah stok yang ada sebanyak 2000 ton itu sebagian besar mungkin terserap untuk program KPS (Kartu Penanda Rumah Tangga Miskin) saja, itu ketersediaan pasokan stabilitas harga. Lalu dari jumlah ketersediaan stok yang ada, sebagian kecil saja untuk dia bantu pada golongan anggaran yaitu TNI dan sebagian besar juga digunakan untuk Operasi Pasar (OP). Karena untuk awal tahun 2020, mulai terhitung Desember kemarin itu, sudah mulai pasokan stok dari wilayah sentral produksi beras itu, sudah mulai menurun karena faktor sudah habis masa panen. “Jadi terhitung dari Bulan Desember sampai Januari, February, Maret itu nanti harganya akan sedikit ada kenaikan, makanya dengan adanya operasi pasar ini harapannya untuk menekan harga beras ditingkat stabil atau dipasar”, “jelasnya.

Jadi kesimpulannya sebagian besar ini kemungkinan besarnya untuk operasi pasar stok kalau kita untuk program BPMTS sendiri ‘Alhamdulillah sudah mulai jalan untuk Kota Tual dan sekitarnya termasuk di Kabupaten Maluku Tenggara. Seperti beras yang baru saja kami antar ke toko-toko dikampung salah satunya kampung Letvuan.

Dirinya menjelaskan bahwa, kalau untuk beras bencana stoknya selalu ada dan apabila ada bencana bagi Kota, Kabupaten yang terjadi bencana untuk dilakukan permintaan kami pihak Bulog mengeluarkan lewat Dinas sosial sesuai kebutuhan. Kalau untuk minyak goreng kita punya stok masih banyak karena kebutuhan minyak ini tingkat konsumsinya agak terlambat ketimbang gula, dan beras kalau stok minyak kita bisa sampai menjelang puasa sama Lebaran kita masih ada stok. Kalau gula memang stoknya sudah hampir habis, dan gula ini sebenarnya kebetulan karena posisi sekarang ini gulanya lagi tinggi di pasar pada saat kemarin Natal dan Tahun baru itu lagi tinggi stok yang di kuasai Bulog itu banyak yang terserap ke pasar.

Lanjutnya, Untuk sekarang kita lagi sementara untuk stok gulanya lagi sangat menipis dan per hari ini juga kita lagi menyurati ke Ambon minta penambahan sekitar 150ton dan 150ton itu nanti di bagi lagi untuk Tual sendiri kita pasok 100ton dan untuk gudang Sifnana Saumlaki (MTB) itu kita kasih masuk 50ton. “Mudah-mudahan di bulan Februari ini kita sudah ada suplai dari Ambon untuk bisa menekan harga gula ini”.

Ketika ditanya stok gula bisa bertahan berapa lama. Jefri lebih menjelaskan bahwa kita cuma bertahan dengan kekuatan yang ada paling stok gula kita kehabisan. Harapan ojtu itu mudah-mudahan permintaan kita yang 150ton itu, secepatnya bisa dipasok kesini sehingga dengan adanya harga kenaikan gula saat ini kita bisa segera antisipasi dan menekan harganya.

Kalau untuk yang kita programkan operasi pasar itu di pasar bahkan sampai di kampung kita mobile nah itu dari bulan Desember sampai sekarang ini, permintaannya cukup tinggi karena kondisi beras yang ada sekarang itu lagi tinggi di daerah pemasok. Juga pemasok lagi tinggi berasnya kita memang harga Rp 10.000 di pasar masyarakat bisa dapat dengan harga Rp 10.000 tapi jika dibandingkan dengan beras yang punya Bulog ‘Alhamdulillah’ kita punya beras kali ini bagus, bagus untuk kualitas 10.000 tetapi dia bisa sebanding dengan beras yang punya swasta itu bahkan bisa mirip-mirip tapi harganya 11.000-12.000 tetapi untuk beras Bulog bisa cukup dengan harga yang terjangkau yaitu Rp 10.000/kg.

Tambahnya menjelaskan bahwa soal beras, masyarakat jangan khawatir karena namanya beras di stok Bulog itu tidak akan pernah habis atau kosong di gudang. Kalau dengan kekuatan yang ada 2000ton ini bisa menjawab sampai bulan Puasa dan Lebaran itupun kita ada permintaan nanti kita sudah persiapan dibulan depan Februari, kita akan minta lagi 1000ton, 500ton untuk gudang Sifnana Saumlaki (MTB) dan 500ton untuk Stok di gudang Tual, itu untuk menjamin di bulan Puasa sampai Lebaran, itu tidak ada gejolak atau kekosongan untuk beras itu sangat-sangat tercukupi.

Untuk minyak kelapa juga cukup sampai dengan sekarang yang jadi kendala kita ini hanya kendala gula saja. Untuk stok gula itu mudah-mudahan kita di bulan Februari itu sudah masuk 150ton. “Jadi untuk stok beras dan stok minyak kelapa kita aman sementara stok gula sambil kita bersabar stok akan terisi di bulan Februari tua”,”ungkapnya tutup. (**)

Pewarta : Metty Naraha

Editor : Alfa

Pos terkait