Kendalikan Inflasi Daerah, Pj. Bupati Malteng Sidak di Pasar Binaiya Masohi

Malukuexpress.com, Masohi – Pj. Bupati Maluku Tengah (Malteng) Dr. Rakib Sahubawa bersama sejumlah pimpinan OPD Pemkab Malteng, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah pusat perbelanjaan di pasar Binaiya Masohi, selasa (19/9/2023).

Sidak ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi daerah, sebagaimana arahan Gubernur Maluku Murad Ismail saat melatik Sahubawa sebagai Pj. Bupati Malteng pada 12 September 2023 lalu.

Pj. Bupati yang didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Malteng Juliana Haumahu dan Dandim 1502/Masohi Letkol Czi. M Yusuf Aksa, berdialog dengan para pedagang, serta melakukan pemantauan langsung harga dan stok barang kebutuhan pokok, pada toko yang menjual sembilan bahan pokok (sembako) dipasar Binaiya Masohi.

Dari hasil Sidak tersebut, harga sembako ditingkat pengecer Pasar Binaiya Masohi mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng jenis fortune mengalami kenaikan harga, yang sebelumnya Rp. 18.000 menjadi Rp 19.000.

Minyak goreng subsidi jenis minyak kita dari harga normal Rp 15.000 menjadi Rp 18.000, Bawang putih yang sebelumnya Rp 40.000 menjadi Rp 45.000/kilo, sementara bawang merah mengalami penurunan harga.

Tidak hanya itu, sembako yang didatangkan dari luar Maluku juga mengalami kenaikan harga yang signifikan, seperti halnya beras jenis AAA. Sebelumnya jenis beras ini harganya Rp 115.000, saat ini menjadi Rp 145.000/10 kilo.

Secara umum, semua harga barang di Pasar Binaya Masohi, untuk semua jenis barang. Baik untuk kebutuhan sembilan bahan pokok maupun kebutuhan rumah tangga yang lain mengalami kenaikan.

Sahubawa meminta kepada pedagang sembako, agar tidak menaikan harga jual yang tidak sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

“Saya minta, pedagang jangan menjual barang dengan harga yang tinggi dari harga beli. Ambil keuntungan boleh, tapi jangan terlalu besar, karena itu bisa membebani masyarakat yang membeli. Seperti minyak goreng subsidi, jangan lagi diencerkan ke pedagang sebab bisa dijual dengan harga tinggi,” pintah Sahubawa.

Selain itu, Sahubawa juga meminta kepada pedagang, agar barang non subsidi juga harus dijual dengan harga yang wajar.

Sahubawa kuga meminta kepada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Malteng, untuk segera mengambil sikap melakukan operasi pasar, agar harga jual sembako di pasar Binaiya Masohi bisa terkontrol.

“Segera lakukan operasi pasar, agat harga jual dapat dikendalikan,” pintah Sahubawa. (ME-08)

Pos terkait