Malukuexpress.com, Ketua DPD Setya Kita Pancasila Kota Makassar Andi Zul Saktriady.K yang sering disapa ady menanggapi Peran Kapolda Sulawesi Tenggara menangani Konflik sosial yang terjadi di Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.
Ady. (17/12) beranggapan bahwa ketika konflik sosial yang terjadi di kota kendari mempunyai resiko ancaman buruk ketika kapolda lamban menyelesaikan konflik sosial.
“Saya takutnya jika konflik ini tidak dituntaskan oleh kapolda sultra maka akan menimbulkan konflik yang baru, bukan lagi kelompok pemuda akan tetapi merambat kepada sisi kedaerahan.”, Tutur ady
“dilihat dari konflik tersebut ada beberapa faktor yang mampu memberi efek besar dan memicu pengaruh kedaerahan ikut disundingkan dengan konflik tersebut.”, Lanjut ady
Bentrokan maut antar kelompok pemuda terjadi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Bentrokan ini memicu ketegangan hingga menyebabkan hilangnya nyawa.
ady beranggapan bahwa ada hal yang unik dengan konflik yang terjadi dimana sebelum terjadi konflik sosial, Kapolri melakukan kunjungan ke Kab. Konawe dan didampingi kapolda.
“unik jika Kapolda mendampingi Kunjungan kerja Kapolri setelah tidak lama berselang waktu meninggalkan kota kendari, kendari memanas”, Ucap ady
“yang saya sayangkan mestinya kapolda perlu secara tanggap menangani dan melerai perselisihan kelompok pemuda agar tidak terjadi sweeping hingga dalam mobil angkot”, lanjut ady
“Jika sudah melakukan sweeping maka akan timbul permasalahan lain yang akan merembes keluar dari konflik kelompok pemuda.”, Tutup ady
Harapan besar agar konflik cepat terselesaikan sehingga tidak merembes hingga kedaerahan.
“berharap dengan besar hati bahwa kita satu, satu indonesia. maka sebab itu saya mengharap dengan besar hati pula agar Kapolda Sultra segera melerai dan mendamaikan kedua pihak agar tidak merembes kepada konflik yang baru”. Tutup ady. (*)






