Kunker di Malteng, Keper BKKBN Provinsi Maluku Launching Sekolah Lansia

Malukuexpress.com, Masohi – Kepala Perwakilan (Keper) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku dr. Mauliwaty Bulo, melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), sekaligus meresmikan sekolah lansia pada Kelompok Bina Lansia (BKL) di Kelurahan Lesane, Kecamatan Kota Masohi, senin (21/10/2024).

Kunker Keper BKKBN Provinsi Maluku ini, dalam rangka orientasi pemberdayaan ekonomi keluarga, orientasi pendampingan perawatan jangka panjang (PJP) bagi lansia.

Hadir pada kesempatan itu Pj. Bupati Malteng Dr Rakib Sahubawa, kepala BKKBN Malteng Abdullatif Kei, kepala kelurahan Lesane, kepala Kecamatan Kota Masohi, sejumlah pimpinan OPD Pemda Malteng, serta para lansia dari Kelurahan Lesane.

Keper BKKBN Provinsi Maluku dr. Mauliwaty Bolu mengungkapkan, Kemampuan keluarga dalam mendampingi dan memberikan perawatan kepada lansia, akan sangat menentukan kualitas hidup lansia. Namun ada pula anggapan bahwa lansia merupakan kelompok rentan yang menjadi beban.

Lanjutnya, untuk meningkatkan kualitas hidup lansia, berbagai program dan kebijakan telah ditetapkan pemerintah. Salah satunya melalui kelompok kegiatan Bina Keluarga Lansia (BKL). Kelompok Bina Keluarga Lansia menyasar kepada keluarga yang memiliki lansia serta para lansia sendiri.

“BKL diharapkan dapat menjadi wadah sumber informasi bagi keluarga dalam upaya meningkatkan kualitas hidup lansia, agar menjadi lansia tangguh, yaitu lansia yang sehat (baik secara fisik, sosial dan mental), mandiri, aktif dan produktif,” ucapnya.

Dikatakannya, Pembentukan sekolah lansia di kelompok BKL merupakan bentuk perhatian khusus kepada para lansia. Sekolah lansia ini merupakan Pendidikan non formal yang disasarkan secara langsung kepada para lansia.

“Saat ini akan di launching sekolah lansia di kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) yang pertama di Kabupaten Maluku Tengah. Dengan adanya sekolah lansia ini diharapkan dapat menambah informasi tentang masalah Kesehatan fisik, mental dan sosial budaya, untuk lebih meningkatkan kesejahteraan para lansia dan tetap menjadi lansia yang Sehat, Mandiri, Aktif dan Produktif (SMART) serta bermartabat hingga akhir hidupnya,” pungkas Bolu.

Pada kesempatan itu Pj. Bupati Malteng Dr. Rakib Sahubawa mengatakan, Keberadaan Sekolah Lansia yang diresmikan pada hari ini merupakan sebuah langkah penting dalam memberikan edukasi, pemberdayaan, dan dukungan bagi para lansia di Malteng.

“Kita semua menyadari bahwa lansia adalah bagian penting dari masyarakat yang tidak hanya membutuhkan perhatian dalam hal kesehatan fisik, tetapi juga dalam pemenuhan kebutuhan sosial, psikologis, dan spiritual,” kata Sahubawa.

Ia juga berharap, Melalui program ini, para lansia di Malteng dapat terus meningkatkan kualitas hidup mereka, memiliki ruang untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, serta memperdalam pengetahuan yang relevan dengan kebutuhan mereka.

“Saya juga ingin menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BKKBN Provinsi Maluku yang telah memberikan dukungan nyata melalui program-program seperti Sekolah Lansia ini,” tutup Sahubawa. (ME-08)

Pos terkait