MALUKUEXPRESS.COM, Dalam webinar “Kartini Masa Kini: Perempuan, Pengetahuan, dan Perubahan” yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ditegaskan bahwa perempuan Indonesia punya peran besar dalam mendorong ekonomi nasional di era digital.
28 April 2029 Ketua OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut perempuan bukan hanya pilar keluarga, tapi juga penjaga stabilitas sektor keuangan dan penggerak kepercayaan publik menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan peran perempuan akan makin besar dalam ekonomi digital—tapi juga menghadapi tantangan serius seperti penipuan dan kejahatan digital.
Karena itu, penguatan literasi keuangan, keterampilan digital, dan perlindungan menjadi kunci agar perempuan bisa : Lebih mandiri secara ekonomi, Aman dari kejahatan finansial, Berperan aktif dalam transformasi digital
OJK menilai, pemberdayaan perempuan = fondasi penting untuk pembangunan yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.
Intinya: Kalau perempuan kuat, ekonomi negara ikut melesat. (CM)






