PPBD Online SD Negeri 67 Ambon Telah Ditutup. Simaela Berharap Jumlah Siswa Baru Bisa Capai Target

Malukuexpress.com, Penyelenggaraan PPDB dilaksanakan setiap Tahunan oleh Dinas Pendidikan Kota Ambon untuk jenjang SD, SMP dan SLB. Terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2024/2025 SD Negeri 67 Ambon. Kepala Sekolah SD Negeri 67 Ambon Ibu Anace Simaela, S.Pd., M.Pd yang ditemui media ini di ruang guru. Jumat (21/6) mengatakan bahwa, sesuai petunjuk teknis layanan sistem informasi PPDB Online, dan kami sudah melaksakanakannya disetiap penerimaan PPBD, dan terhitung hari ini sudah ditutup, dengan jumlah pendaftar sudah 24 orang Peserta Didik di SD Negeri 67 Ambon, dan kami berharap bertahan jumlah ini sampai masuk liburan nanti di tanggal 15 Juli 2024.

Lanjutnya. Memang masyarakat disekitar kami, sudah mendaftarkan anaknya sescara online, dan juga ada pendekatan-pendekatan kekeluargaan, pendekatan-pendekatan karena ada kakaknya disini, sehingga adiknya disini juga, yah tunggu sampai masuk libur baru masuk sama-sama kakaknya, dan dukungan para guru yang terus bekerja mensosialisasi tentang keberadaan SDN 67 Ambon dengan segala keunggulannya sehingga menarik simpati peserta didik baru menjadikan SD ini pilihannya,”jelasnya.

Pada prinsipnya kami mengunakan aturan secara online yang selalu kita lakukan, jadi sekolah mempunyai target pada PPDB paling sedikit 30an Peserta Didik, yah kalau lebih dari target kami, yah bersyukur, kenapa kita targetkan 30an, karena siswa kelas VI yang lulus kemarin berjumlah 24 siswa, sehingga indeks yang terkecil kami ambil jumlah itu atau bertahan tetap jumlahnya 24 siswa yang sudah tercatat daftar secara online, sehingga menutup kouta yang keluar, dan memang tidak mudah untuk mencari peserta didik baru, dikarenakan di kompleks ini saja, kita di apit dengan Empat sekolah, belum lagi di ada SD di Pohon Mangga, Bentas, Maria Bintang Laut dan Kudamati, “jelasnya.
Tambahnya, intinya kami berjalan sesuai aturan, dan siswa yang masuk di SD itu, paling sedikit yah 6 tahun, bisa juga 5, 7 Tahun, itu pun kalau dia sudah bisa baca tulis umur dibawah itu dan itu didukung dari psikolog, yang bisa dikatakan bahwa anak ini mampu.

Kami berharap, dengan apa yang sudah kami targetkan bisa terjawab, karena bisa saja berubah, karena pada saat daftar banyak namun saat tiba saatnya tidak sesuai target, namun kami berdoa semoga 24 siswa yang sudah terdaftar sesuai berkasnya (Kartu Keluarga, Akte Kelahiran) sudah dionlinekan semua, semoga mereka semua bisa bertahan sampai pada masuknya. (D*

Pos terkait