Malukuexpress.com, Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Guru SMA dan SMK Se Provinsi Maluku dari Bulan Januari – Desember 2024 atau selama 1 Tahun tidak dicairkan Pemda Provinsi Maluku, ini ada apa dengan Dinas Teknis Penanggungjawab. Ironisnya kok tidak ada perbedaan rasa keadilannya,
Kenapa hanya pegawai ASN Struktural Kantor Gubernur Maluku dan Dinas -dinas lingkup Pemprov boleh tercairkan.
Makan Pj Gubernur Maluku Ir. Sadalie, M.Si. IPU harus adillah kepada ASN Guru SMA SMK se Provinsi Maluku, “kata Ruslan Rumadan Pemerhati Sosial dan Pendidikan di Maluku. Jumat 3/1/2025.
Lanjutnya, saya meminta Pak Pj Gubernur segera mengevaluasi seluruh perangkat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku terhadap belum tercairkan TPP ASN Guru SMA SMK se Provinsi Tahun 2024.
Saya mau bilang ada indikasi kuat dugaan penggunaan Anggaran yang tak wajar yang dikelola oleh Dinas Teknis Dikbub Maluku ini secara skala besar. Pasca lengsernya Insun sangadji dan dijabat oleh Plt Kadis dikbud sekarang, di momentum tahun 2024 ini.
‘Sehingga hak-hak guru tidak terbayarkan dan tanpa rasa berdosa dalam meraup apa yang mereka kerjakan selama ini, dengan disiplin mengajar, menginput pelbagai kinerja secara baik, namun kenapa hak-hak TPP tidak terbayarkan beda dengan TPP ASN struktural Pemda Maluku, “ungkapnya.
Kami berharap Pj Gubernur merespon segala hal ini sebelum berakhirnya masa jabatan nanti. Sehingga jangan menjadikan utang kepada Gubernur Maluku kedepan. Karena jika tidak terbayarkan maka akan menjadi temuan dikemudian hari, siapa yang menjabat dan siapa yang bertanggungjawab, ini uang negara yang sudah diperuntukkan sesuai porsinya, bukan untuk hal lain, dan segera wajib periksa anak buah dengan kerjaannya yang tak becus,” ungkapnya.
Kemudian juga, kepada Aparat Penegak Hukum (APH) segera bidik dinas terkait dan jajarannya terhadap dana tersebut, kok setahun tidak dicairkan untuk guru kerja tanpa pamrih, kok yang berdasi pejabat di diknas enak-enakan kerja asal-asalan tanpa rasa dosa, meraut keuntungan dengan uang-uang TPP mereka,”tutup. (Tim)






