Malukuexpress.com, Terkait dengan Vaksinasi anak SD umur 6 – 11 tahun menurut anggota DPRD Maluku, Andi Munaswir bahwa Vaksinasi ini sudah berjalan lancar – lancar saja.
Saya juga berkeliling beberapa kabupaten progres vaksinasi ini cukup tinggi, terakhir saya ke Kabupaten Seram Bagian Timur sudah hampir 50% yang tadinya mereka peringkat sebelas tetapi mereka sekarang naik ke peringkat ketujuh,” tandas kepada media di Baileo Karang Panjang. Ambon 13/01/2022.
“Jadi terkait dengan vaksinasi anak ini yaitu perlu langkah konkrit, langkah cepat dari Pemerintah baik Pemerintah Pusat, pemerintah provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota. Untuk menginformasikan mengedukasikan dan sosialisasikan terkait dengan pentingnya vaksin. dalam hal ini termasuk juga aspek keamanan, juga harus disampaikan biar masyarakat perlu ketahui,”jelasnya.
Karena selama ini, kita lihat saja untuk vaksin karna kita mau lihat dulu Vaksinasi Dewasa saja masyarakat menolak karena takut apalagi ini untuk anak-anak tetap saja orang tua takut karna tetap ada efek sampingnya.
Maka menurut saya ada perlu diinformasikan segera biar proses Vaksinasi bisa berjalan lancar, berjalan cepat sesuai yang di harapkan dan ditargetkan oleh pemerintah Pusat.
Jadi vaksin anak SD dari 6 – 11 tahun yang tadi saya sudah bilang ini perlu segera Pemerintah Pusat, pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten mengambil langkah untuk mengiformasikan, mendukasikan dan sosialisasikan terkait penting Vaksinasi anak SD ini.
Juga aspek keamanannya di sampaikan semua, berdasarkan uji klinis dan lain lain harus di sampaikan biar ada kepercayaan dari masyarakat kalau tidak masyarakat juga akan takut.
Kalau Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun baru di kota Ambon memang itu pola Vaksinasinya seperti itu, jadi mulai dari kota besar dulu untuk mengejar hermunity, baru Vaksinasi keluar dari kota besar seperti tingkat kabupaten. Kita lihat untuk Vaksinasi tingkat dewasa juga sama mereka kejar tingkat kota dulu baru tingkat kabupaten atau pelosok – pelosok desa.
Kita di Maluku sangat terlambat, Jakarta duluan dan kalau dibandingkan Jawa Barat maupun Jawa Timur, Jakarta sangat duluan maka itu Maluku harus mengejar tetapi perlu ada suatu kerja sama maupun sosialisasi yang tinggi kepada pihak orang tua agar mereka bisa memahami dan bisa memberikan anaknya Vaksinasi,”tutupnya. (*)






