Wakili Bupati, Sekda Malteng Jadi Irup Peringati HAB ke 80 Kementerian Agama RI

Malukuexpress.com, Masohi – Wakili Bupati, Sekretaris Daerah Maluku Tengah (Malteng) Dr. Rakib Sahubawa, menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti(HAB) ke 80 Kementerian Agama RI, yang berlangsung di MAN 2 Maluku Tengah, Sabtu (4/1/2026).

HAB Kemenag RI merupakan peringatan tahunan yang jatuh pada tanggal 3 Januari untuk memperingati berdirinya Kemenag RI pada Tahun 1946.

Bacaan Lainnya

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Maluku Tengah, Abdul Gani Wael dan jajaran di lingkup Kemenag Maluku Tengah serta para guru mulai dari guru jenjang MTS, MA, dan MI.

Dalam sambutan Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang dibacakan oleh Sekda Malteng Dr. Rakib Sahubawa mengatakan bahwa, dengan mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Tema ini menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan sebuah energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi yang produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan bangsa.

Menurut Nasaruddin, dalam catatan sejarahnya, kehadiran Kementerian Agama bukan semata lahir dari tuntutan sosiologis, melainkan merupakan kebutuhan nyata bangsa yang majemuk.

“Republik ini tidak dibangun oleh satu golongan, melainkan oleh sinergi seluruh komponen bangsa sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga hari ini. Para founding fathers Kementerian Agama meletakkan cita-cita besar agar lembaga ini berkontribusi nyata dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, sekaligus membuka jalan selebar-lebarnya bagi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera,” ucap Nasaruddin.

Beliau mengatakan, delapan puluh tahun perjalanan ini, menegaskan bahwa Kementerian Agama didirikan sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Kini, peran tersebut semakin luas dan semakin krusial: meningkatkan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, merawat kerukunan umat beragama yang berlandaskan cinta kemanusiaan, memberdayakan ekonomi umat, serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa.

“Sepanjang tahun 2025, kita telah bekerja keras membangun fondasi “Kemenag Berdampak.” Kita membuktikan bahwa semangat ini bukan sekadar slogan, melainkan kerja nyata yang hasilnya mulai dirasakan oleh umat. Transformasi digital yang kita lakukan secara masif telah menghadirkan layanan keagamaan yang lebih dekat, transparan, dan cepat,” kata Nasaruddin.

“Kita juga memperkuat fondasi ekonomi umat melalui ribuan pesantren, pemberdayaan ekonomi sosial keagamaan, seperti zakat, wakaf, infak, sedekah, diakonia, derma/kolekte, dana punia, dana Paramita, dan dana kebajikan. Program-program tersebut tidak hanya mendorong kemandirian lembaga keagamaan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat secara umum,” sambungnya.

Sementara di bidang pendidikan kata Nasaruddin, madrasah, sekolah keagamaan, dan perguruan tinggi keagamaan kita terus menunjukkan peningkatan kualitas hingga tidak lagi dipandang sebagai pilihan kedua. Inovasi kurikulum dan penguatan sarana prasarana telah menempatkan institusi pendidikan Kementerian Agama sejajar dengan standar pendidikan lain, bahkan ada yang melebihinya.

“Melalui program Desa Sadar Kerukunan, kita juga memindahkan wacana kerukunan dari ruang seminar menuju praktik nyata di tengah masyarakat. Semua ikhtiar ini menegaskan satu komitmen, setiap langkah dan kebijakan Kementerian Agama harus menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat bukan sekadar urusan administratif dan birokrasi,” ungkapnya.

Sementara Kepala Kemenag Malteng Abdul Gani Wael mengungkapkan bahwa Kementerian Agama telah melaksanakan beberapa kegiatan sejak acara amal tersebut, jauh sebelum upacara hari ini.

“Dan alhamdulillah, puncak acara hari ini adalah sambutan Kementerian Agama yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah yang mewakili bapak Bupati. Saya ingin menambahkan beberapa poin bahwa seorang Kepala Kantor yang sukses di wilayah ini tidak hanya mengelola dan memelihara lembaga dengan baik, tetapi juga membangun keharmonisan dengan semua pemangku kepentingan terkait,” katanya.

Menurutnya, pemimpin yang sukses adalah bagaimana berkolaborasi untuk memastikan keberhasilan semua program. Ini merupakan implementasi dari Asta Cita dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran.

“Oleh karena itu, Menteri Agama telah mengumumkan beberapa program prioritas yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Agama, seperti penanaman pohon dan menyapa umat,’ kata Gani Wael.

Gani Wael juga mencatat programprogram luar biasa yang dirancang oleh panitia. la juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh anggota panitia yang telah menjadikan acara tersebut sukses.

Usai upacara Hari Amal Bakti (HAB) Kemenag RI ke-80. Kemenag juga melaksanakan acara penanaman anakan pohon di halaman sekolah MAN 2 Masohi. Penanaman pohon tersebut dilakukan oleh Sekda Maluku Tengah, Rakib Sahubawa, Kepala Kementerian Agama, Abdul Gani Wael dan jajaran Kementerian Agama Setempat. (ME-08)

Pos terkait