Malukuexpress.com, Guna mendorong perekonomian di daerah, seharusnya Pemerintah Provinsi Maluku gerak cepat merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 yang telah ditetapkan.
Mengingat APBD menjadi pedoman untuk menilai kesesuaian, antara kegiatan penyelenggaraan pemerintahan daerah dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Terpantau, hingga memasuki akhir Januari 2023 belum ada tanda-tanda Pemprov Maluku siap realisasikan APBD.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Anggaran DPRD Maluku yang berasal dari fraksi pembangunan bangsa, Rovik Afifudin menyatakan.
“Realisasi APBD 2023 ini penting, agar supaya Pemda dapat membelanjakan dananya guna mendorong perekonomian daerah,” Sebutnya, Jumat 27/1/2023
Menurutnya, Jika dana sudah dikucurkan maka perekonomian bisa semakin membaik, akan ada banyak program pemerintah yang berjalan dan menyerap banyak tenaga kerja.
Untuk itu rencana pemda harus matang ke depan, jangan ragu-ragu melangkah karen akan berimbas kepada realisasi belanja daerah, untuk itu sumberdaya manusia lingkup Pemda untuk penataan regulasi, haruslah tepat agar program bisa tepat sasaran,” Papar Afifudin.
Untuk itu diharapkan, paling lambat
harus direalisasikan pada Febuari atau Maret, agar aktivitas ekonomi juga bisa berjalan dinamis.
Politisi yang digadang-gadang bakal merebut kursi Wakil Walikota Ambon ini menambahkan, Pimpinan DPRD juga harus melihat ini sebagai suatu permasalahan serius artinya sama-sama mendorong biar bisa maksimal hasilnya.
“Misalnya menekan angka kemiskinan, yang kapan saja bisa melonjak karena berbagai faktor. Kita jangan hanya membicarakan hal-hal yang statis yang strategis pun harus dibicarakan ke depannya,” Tutup Afifudin (*






