BAZNAS Malteng Serahkan Bantuan Seragam Sekolah Kepada Anak Yatim

Malukuexpress.com, Masohi – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada anak yatim, Senin (14/7/2025).

Kegiatan yang berpusat di Baileo Ir. Seokarno, Kota Masohi, dihadiri oleh Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir, ketua BAZNAS Malteng, Forkopimda Malteng serta para Pimpinan OPD Malteng,

Dalam kegiatan tersebut, Baznas menyalurkan sebanyak 150 paket seragam sekolah yang diperuntukkan bagi 100 siswa SD dan 50 siswa SMP, serta memberikan insentif kepada 92 penghulu dari 21 masjid yang ada di Kota Masohi.

Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, hadir langsung dan menyampaikan apresiasi tinggi kepada Baznas atas konsistensi menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyampaikan terima kasih sebesarbesarnya kepada Baznas Kabupaten Maluku Tengah. Ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga bentuk kolaborasi yang mulia dalam mengokohkan nilai-nilai sosial, keagamaan, dan kemanusiaan,” kata Bupati Malteng Zulkarnain Awat Amir dalam sambutannya.

Zulkarnain berharap bantuan seragam sekolah ini dapat meringankan beban orang tua dan menumbuhkan semangat belajar bagi anak-anak penerima. Beliau juga berpesan kepada para siswa agar tidak pernah berkecil hati, terus Menuntut ilmu, dan selalu berusaha menjadi generasi penerus bangsa yang unggul.

“Kalian adalah generasi harapan bangsa. Pemerintah Daerah akan selalu hadir mendukung dan memfasilitasi tumbuh kembang kalian ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Selain bantuan untuk siswa, penghulu masjid juga mendapatkan insentif sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membimbing dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengajak para penghulu untuk lebih aktif menggunakan Aplikasi Menara Masjid, knususnya dalam pelaporan zakat dan infaq yang diterima setiap hari Jumat.

Saat ini, baru 4 dari 21 masjid di Kota Masohi yang konsisten memanfaatkan aplikasi tersebut. Dengan adanya sistem digital ini, dinarapkan pengelolaan zakat dan infaq dapat menjadi lebih transparan, akuntabel, dan terpercaya.

“Melalui pelaporan digital, kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah zakat dan infag dikelola secara terstruktur dan dapat dipertanggungjawabkan,” pintah Zulkarnain. (ME-08).

Pos terkait