Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir menyatakan siap menindaklanjuti rekomendasi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun 2025. Pernyataan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Rabu (20/5/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menyebut rekomendasi DPRD memiliki makna strategis dalam siklus penyelenggaraan pemerintahan daerah. Menurutnya, rekomendasi tersebut bukan hanya mekanisme administratif, tetapi instrumen evaluatif untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memandang rekomendasi DPRD sebagai bagian integral dari proses penguatan _checks and balances_. DPRD tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan arah strategis bagi peningkatan efektivitas kebijakan dan efisiensi program,” ujarnya.
Bupati mengakui pelaksanaan pembangunan tahun 2025 masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan kapasitas fiskal, dinamika ekonomi regional dan nasional, serta ketimpangan akses pelayanan dasar di wilayah kepulauan. Meski begitu, ia menilai sejumlah indikator makro daerah menunjukkan perkembangan positif.
Rekomendasi DPRD akan menjadi bahan evaluasi strategis dalam beberapa aspek penting:
1. Penyempurnaan perencanaan pembangunan* berbasis kinerja
2. Peningkatan kualitas belanja daerah* agar lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung
3. Penguatan reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan*
4. Optimalisasi pelayanan publik*
5. Peningkatan pendapatan daerah dan kapasitas fiskal*
6. Percepatan pembangunan wilayah kepulauan* dan kawasan dengan akses layanan dasar terbatas
“Pemerintah daerah berkomitmen menindaklanjuti rekomendasi secara sistematis, terukur, dan terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan, penganggaran, serta kebijakan pembangunan tahun berjalan maupun berikutnya,” tegas Zulkarnain.
Ia juga mengapresiasi DPRD atas pelaksanaan fungsi pengawasan dan evaluasi yang objektif dan konstruktif. Ke depan, Pemkab Maluku Tengah akan memperkuat pendekatan pembangunan berbasis data, berorientasi hasil, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta adaptif terhadap dinamika nasional dan global.
Bupati menutup sambutan dengan mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi dan menjaga stabilitas pemerintahan demi menghadirkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Maluku Tengah.
Rapat paripurna tersebut dihadiri Wakil Bupati, pimpinan dan anggota DPRD, FORKOPIMDA, pejabat TNI-POLRI, sekretaris daerah, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta perwakilan media. (ME-08)





