Bupati Maluku Tengah Lepas Relawan Pendidikan untuk Tangani Anak Tidak Sekolah

Malukuexpress.com, Masohi – Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir melepas secara resmi Relawan Pendidikan untuk Penanganan Anak Tidak Sekolah Tahun 2026 dalam sebuah acara yang digelar di Aula SMP Negeri 38 Malteng, Senin (19/05/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Zulkarnain menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut. Ia menyebut Maluku Tengah menjadi salah satu dari 10 daerah sasaran program nasional penanganan anak tidak sekolah.

“Kami merasa bersyukur karena Maluku Tengah menjadi salah satu daerah sasaran. Ini menjadi perhatian sekaligus harapan besar bagi kita semua dalam memperkuat layanan pendidikan yang lebih merata dan inklusif,” ujar Zulkarnain.

Bupati menyoroti tantangan geografis Maluku Tengah yang terdiri dari gugusan pulau, daerah pesisir, hingga kawasan pegunungan. Kondisi itu, menurutnya, menyebabkan akses pendidikan di beberapa wilayah masih terbatas sehingga masih ada anak-anak yang belum mendapatkan kesempatan belajar secara optimal.

Ia menekankan bahwa kehadiran para relawan bukan sekadar menjalankan program, melainkan membawa semangat kepedulian dan harapan bagi masa depan anak-anak Maluku Tengah.

“Saya percaya, dengan pendekatan yang humanis, kerja lapangan yang sungguh-sungguh, dan kolaborasi yang baik, kita bisa membantu lebih banyak anak kembali mendapatkan hak pendidikannya,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah, lanjut Zulkarnain, berkomitmen memajukan sektor pendidikan melalui peningkatan akses layanan, penguatan kualitas tenaga pendidik, dan pemerataan pendidikan di wilayah terpencil serta kepulauan.

Ia berharap para relawan dan mitra pelaksana dapat membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, kecamatan, negeri, sekolah, maupun masyarakat.

“Kerja bersama dan semangat gotong royong menjadi kunci agar program ini benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Di akhir sambutan, Bupati melepas para relawan untuk bertugas dan berpesan agar menjalankan amanah dengan dedikasi, ketulusan, dan semangat pengabdian. Ia berharap melalui program ini semakin banyak anak yang kembali bersekolah dan memiliki keyakinan terhadap masa depan mereka.

Program Relawan Pendidikan untuk Penanganan Anak Tidak Sekolah 2026 ditargetkan menjangkau wilayah-wilayah dengan akses pendidikan terbatas di Kabupaten Maluku Tengah. (ME-08)

Pos terkait