Malukuexpress.com, Masohi – PT. Wahana Lestari Investama berhasil melaksanakan pelepasan ekspor perdana udang vaname dari Negeri Opin Kecamatan Seram Utara Maluku Tengah ke Fuzhou Cina, sabtu (27/1/2024).
Atas hasil tersebut, Pj. Bupati Malteng Dr. Rakib Sahubawa mengucapkan terimakasih kepada Direktur PT. Wahana Lestari Investama dan seluruh jajaran, atas kerja keras dan dedikasinya yang ikut proaktif membangun perekonomian Kabupaten Maluku Tengah melalui kegiatan ekspor import.
“Pemerintah daerah tentunya akan terus mendukung dan mendorong agar kegiatan ekspor dapat ditingkatkan dan dilakukan secara berkesinambungan, dan tidak hanya insidentil. Bahkan bukan hanya intensitas namun juga volume eksportnya terus ditingkatkan,” kata Sahubawa dalam sambutannya.
Menurutnya, salah satu kunci untuk memperbaiki perekonomian nasional/daerah adalah peningkatan ekspor. Bukan hanya membantu para pelaku usaha untuk tumbuh dan membuka lapangan kerja, tetapi juga untuk menghasilkan devisa dan menguragi defisit transaksi berjalan Daerah.
Dikatakannya, situasi perekonomian global dan inflasi yang saat ini, turut berdampak pada pasar ekspor yang juga pasti menurun. Namun tidak boleh menyerah, harus melihat lebih jeli, peluang pasar ekspor yang masih terbuka lebar di negara-negara luar.
“Saya melihat ketertinggalan tidak harus membuat kita pesimis, tidak ada jalan bagi kita selain melakukan langkah-langkah perbaikan, langkah-langkah pembenahan. Satu-persatu persoalan yang menghambat kinerja ekspor kita cermati, kita carikan solusinya. Regulasi yang rumit, segera kita sederhanakan,” kata Sahubawa.
Ia berharap, dukungan dan kerjasama dari seluruh pemangku kepentingan harus terjaga, agar terus bersinergi guna mendorong pertumbuhan perekonomian Maluku Tengah yang semakin lebih baik.
“Saya ingatkan agar launching ekspor Udang Vaname ini tidak hanya seremonial semata, akan tetapi menjadi momentum kebangkitan ekspor yang berkelanjutan, menghasilkan nilai ekspor yang meningkat yang berdampak pada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pintah Sahubawa. (ME-08)






