Kasus Penemuan Mayat di Talo, Pejabat desa Lena dan Waisili Apresiasi dan Dukung Kinerja Polres Bursel

NAMROLE,-Malukuexpress.com. Upaya pengungkapan misteri penemuan mayat di dusun Tallo desa Lena Kecamatan Waesama Kabupaten Buru Selatan yang dilakukan aparat kepolisian Polres Bursel diapresiasi dan mendapat dukungan penuh dari pejabat desa Lena Mashut Borut dan Pejabat desa Waisili Iswan Jampolo. Pasalnya, sejak penemuan mayat,Sabtu (8/11) 2025 ,Polres Buru Selatan melalui Polsek Waesama dan Satreskrim telah bergerak cepat dengan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara ( TKP). Selain melakukan olah TKP, tim dari Polres Bursel juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. “Selama kurang lebih delapan hari, dengan situasi wilayah kecamatan Waesama yang tidak bersahabat, Polres Bursel bersama dengan tokoh agama, tokoh adat bersinergi mengungkap penyebab kematian korban,” ungkapnya Penjabat desa Lena Mashut Borut saat di konfirmasi wartawan Senin (17/11)

Dalam mengungkap kasus kematian Gafar Wawangi kata Borut Polres Buru Selatan mampu meredam berbagai isu- isu hoaks atau berita bohong dengan mengedepankan problem solving atau kegiatan duduk bacarita kamtibmas, maupun patroli- patroli dialogis

“Saya kira respon Bapak Kapolres AKBP Andy.P. Lorena ,SIK sudah cepat, dengan melakukan olah TKP, dan pemeriksaan saksi saksi, Kami menghimbau kepada warga kami dan seluruh masyarakat di Bursel khususnya desa Lena untuk mempercayakan penanganan penemuan mayat kepada pihak kepolisian,” ingatnya.
Semua pihak kata Borut harus memahami dan memaklumi sungguh kondisi alam wilayah Desa Lena Kecamatan Waesama yang masi belum di lengkapi penerangan lampu yang memadai, dan kondisi alam yang harus melalui sungai dan anak sungai yang begitu deras. “Sehingga membutuhkan waktu dari pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian korban,” ujarnya.
Borut menilai, pihak kepolisian dari Polres mau Polsek bekerjasama dengan Pemerintah Desa Lena terus berupaya mengungkap penyebab kematian korban. “Sekali lagi kami berharap kepada masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita berita hoaks atau berita bohong yang dapat mengganggu situasi keamanan yang sekarang ini aman . Sebagai pejabat desa saya juga menghimbau apabila ada ditemukan informasi yang belum tentu kebenarannya agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian, ” harapnya.
Hal yang sama pula diungkapkan penjabat Kepala Desa Waesili Iswan Jampolo. Saya memberikan apresiasi yang sungguh kepada aparat kepolisian dari Polres Buru Selatan yang hingga kini terus berupaya mengungkap motif terkait penemuan mayat di dusun Tallo desa Lena Kecamatan Waesama, ” ungkapnya.
Bersama seluruh tokoh adat dan tokoh masyarakat kata Jampolo , pihaknya siap membantu aparat kepolisian guna mengungkapkan misteri dibalik Kematian Gofar Wawangi. “Kita siap membantu aparat kepolisian untuk mengungkapkan persoalan ini. Olehnya itu kepada masyarakat tetap memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian untuk terus bekerja mengungkap misteri dibalik penemuan mayat Gofar Wawangi,” tandasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kapolres Buru Selatan AKBP Andy. P. Lorena SIK, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban, sekaligus menghimbau kepada seluruh warga untuk bersama-sama saling menjaga kamtibmas tetap kondusif dan kooperatif selama proses penegakan hukum berlangsung.

“Ditengah berbagai keterbatasan yang ada di lapangan, kami tetap berupaya maksimal untuk mengungkap perkara ini secara profesional,” ungkapnya.

Partisipasi dan kepercayaan masyarakat untuk berani memberikan informasi lanjut Lorena akan sangat banyak memberikan kontribusi untuk mengungkap secara terang menderang perkara ini. (M)

Pos terkait