Komisi III Minta Pemprov Terus Lihat Kilmuri

Malukuexpress.com, Masalah Kecamatan Kelimuri, Kabupaten SBT ini bukan baru kali ini tapi sudah terus menerus terjadi dan Kelimuri boleh kita katakan salah satu Daerah yang masih terisolir di Provinsi Maluku meskipun sudah beberapa kali ada kunjungan petinggi – petinggi di Maluku.

Mulai dari masa awal kepimpinan Gubernur Murad Ismail, ia berkesempatan turun ke kelimuri langsung dan pada era gubernur Ir. Said Asagaff juga yang sama turun ke sana, tapi realitasnya memang Kelimuri masih kita katakan sebagai bagian dari wilayah yang terisolir.

Bacaan Lainnya

Saya tau Pemerintah Provinsi Maluku sudah cukup dengan usaha membuka ketirsolasian di sana.

Pada tahun anggaran 2019 – 2020 kemarin ada anggaran yang di alokasikan Dinas PUPR untuk melanjutkan pembangunan jalan Werinama kota Baru dan itu jalan akan melintasi Kecamatan Kelimuri walaupun porsinya belum serius, bisa dikatakan seperti begitu” tandas Anggota Komisi III DPRD Maluku, M. Fauzan Husni Alkatiri yang juga selaku anak Adat Kelimuri.

Maka itu, saya selaku anak adat Kelimuri dan juga selaku Wakil Rakyat, maka itu terus akan kawal agenda – agenda pembukaan ketirsolasian di Kelimuri.

Kita tau pada musim – musim tertentu, itu masyarakat terpaksa harus melewati jalur – jalur transportasi cukup berbahaya atau cukup ekstrim, maka itu beberapa kali terjadi korban jiwa akibat dari usaha – usaha masyarakat dalam menempuh perjalanan – perjalanan tersebut.

Maka itu juga saya berharap ini menjadi perhatian semua dan jangan saling menyalahkan tapi ada porsi yang harus di selesaikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten SBT, ada juga perhatian serius Pemerintah Provinsi Maluku mapun juga ada bagian dari Pemerintah Pusat dan kita tau bersama Kelimuri adalah bagian dari negara Kestuan Republik Indonesia yang harus mendapat kue pembangunan itu.

Kondisi masyarakat dan Pemerintahan Adat di Kelimuri itu juga harus memberikan respon positif terhadap berbagai pembangunan yang masuk di Kelimuri, dan kita tau bersama beberapa kali masalah misalnya masalah listrik yang mau masuk disana, beberapa kali benturan terus dengan kompesilitas masyarakat yang ada di sana dan inikan sesungguhnya tidak perlu terjadi.

Maka itu saya minta kedepan ada komunikasi yang baik, apa lagi kita tau bahwa sekarang Raja Negeri adat Kelimuri sekarang menjadi pemangku sekda Kabupaten SBT maka itu sekda juga mempercepat pembangun di Kelimuri dan jangan terus membodohkan masyarakat Kelimuri. (JL)

Pos terkait