Malukuexpress.com, Rapat koordinasi DPRD Provinsi Maluku dengan mitra terkait, tentang pembangunan yang akan dilaksanakan di Tam Toyando kota Tual berlangsung diruang rapat.
Dalam rapat tersebut juga membahas pembangunan jembatan 2,1 kilo dengan nama Murad Ismail di kecamatan Tam Toyando, termasuk pembangunan Talud penahan gelombang, dan juga pembangunan rumah miskin kota Tual, rapat digelar Senin 31 Mei 2021.
Usai rapat Ketua Komisi III DPRD Provinsi Maluku Richard Rahakbauw, SH kepada wartawan mengungkapkan, rapat yang digelar ini mendengar masukan dari mitra terkait seperti, tim percepatan pembangunan, Bappeda, Keuangan Pemerintah provinsi, PUPR, Balai jalan dan jembatan, termasuk Balai sungai, terutama masukan dari pemerintah kota Tual, semua masukan ini disimpan, dikeramasi dan nantinya diteliti pembangunan mana yang menjadi kewenangan pemerimtah pusat, dan mana yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi Maluku, yang mana semuanya harus ditangani secara baik.
Sehingga harapan dari masyarakat Tam Toyando terwujud, semuanya itu nantinya DPRD Provinsi Maluku akan turun ke lapangan bersama dengan pemerinah kota Tual, kita ke kecamatan Tam Toyando melihat secara langsung berbagai hal pembangunan tersebut,
“Misalkan pembangunan jembatan Murad Ismail apakah bisa dibangun, jika tidak kita arahkan kemana, termasuk juga pembangunan lingkar jalan ke Kur, apakah layak, jika layak kita akan berjuang untuk membangun, jika pemerintah pusat menyediakan dana 2,1 Triliun, penyampaian aspirasi kita minta agar pemerintah pusat,bisa mengakomodir dianggaran APBN tahun berikutnya,”tutup Rahakbauw, SH. (L2B)






