KPU BURSEL GELAR RAKOR DEBAT TERBUKA BUPATI DAN WAKIL BUPATI

Namrole -Malukuexpress.com, Komisi pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buru Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) menjelang pelaksanaan Debat Terbuka calon bupati dan wakil bupati Buru Selatan . Pelaksanaan debat terbuka merupakan salah satu tahapan jelang proses pemungutan suara yang akan berlangsung 27 November 2024 mendatang

Kegiatan yang dipusatkan di aula kantor KPU Bursel Minggu (13/10) dibuka Koordinator Devisi (Kordiv) Teknis Penyelenggara, Imran Loilatu.

Bacaan Lainnya

Loilatu dalam arahannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, Rakor ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dari semua pihak yang akan terlibat dalam pelaksanaan Debat Terbuka.

“Jadi Rakor ini untuk kita menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Debat Terbuka calon bupati dan wakil bupati yang akan dilaksanakan Senin 14 Oktober 2024 ( har ini),” Ujarnya.

Debat Terbuka ini, lanjut Loilatu, merupakan bagian dari pelaksanaan kampanye yang saat ini sementara dijalani oleh tiga calon kepala daerah masing-masing La Hamidi-Gerson Elieser Selsily, Abdul Haris Wally- Elisa Verianto Lesnussa dan Safitri Malik Soulisa.

“Jadi Debat Terbuka ini bagian dari pelaksanaan kampanye, yang difasilitasi oleh KPU. Debat ini akan berlangsung Senin. 14 Oktober 2024 (besok),” katanya.

Loilatu berharap, Rakor yang dilakukan ini akan membantu memperlancar berbagai kesiapan yang dilakukan oleh KPU terkait pelaksanaan debat terbuka.

“Saya berharap apa yang kita bicarakan hari ini akan membantu berbagai persiapan pelaksanan Debat Terbuka calon bupati dan wakil bupati kabupaten Buru Selatan dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak 27 November 2024 mendatang,” tandasnya.

Sementara itu Kapolres Buru Selatan, AKBP M. Gumilar, yang turut hadir dalam Rakor tersebut menuturkan, sebagai penjamin keselmatan keamanan selama pelaksanaan Pilkada berlangasung yang di mulai dari kampanye sampai hari ini, intensitas dari masing-masing-masing pasangan calon (Paslon) semakin meningkat.

“Jadi sebagai pemegang kendali dalam menjaga situasi dan ketertiban keamanan intensitas dari Paslon semakin meningkat dan itu semua dalam pemantauan dan pengamanan aparat kemanan,” ungkapnya.

Terkait dengan pelaksanaan debat terbuka, lanjut Gumilar, ada hal-hal yang perlu dihindari oleh oleh peserta yang hadir baik itu pendukung Paslon maupun lainnya adalah maslaah provokasi, yel- yel dan hal lain yang bisa memicu terganggunya kemanan dan ketertiban selama pelaksanaan Debat Terbuka.

“Hindari provokasi, yel- yel yang dapat menganggu kelancaran pelaksanaan debat terbuka Paslon bupati wakil bupati,” ingatnya.

Pada kesempatan itu, Gumilar mengajak semua pihak untuk menyuseskan pelaksanaan debat terbuka pasangan calon bupati dan wakil bupati.

“Mari kita sukseskan Pilkada ini sesuai dengan aturan dan Standart Operasional Prosedur (SOP) sehingga semuanya bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ajaknya menutup pembicaraan. (M)

Pos terkait