Malukuexpress.com, Masohi — Negeri Administratif Waiasih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi menjadi pusat perhatian saat menggelar Pesta Panen Raya Padi Sawah Musim Tanam I Tahun 2026, Sabtu, (27/6/2026).
Panen kali ini membuktikan keberhasilan budidaya padi varietas Inpari 43 di lahan seluas 20 hektare. Rata-rata produktivitas yang dicapai petani mencapai 5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare, atau setara 4,2 ton Gabah Kering Giling (GKG) per hektare.
Momentum panen tersebut dimanfaatkan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir, untuk menyerahkan bantuan strategis bagi petani.
Bantuan yang disalurkan meliputi: 10 unit combine harvester, 10 unit mesin perontok padi, 4 unit vertical dryer padi kapasitas 10 ton, 2 unit vertical dryer jagung* kapasitas 6 ton, 34 unit sumur dangkal, Bantuan benih padi* untuk 3.500 hektare, 2 paket benih mandiri dari Kementerian Pertanian Tahun 2026.
Bupati Zulkarnain Awat Amir berharap seluruh bantuan dapat dimanfaatkan maksimal oleh kelompok tani.
“Semoga bantuan ini mampu mendongkrak produktivitas pertanian di Maluku Tengah. Sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program strategis nasional Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan, menuju Indonesia yang semakin mandiri dan sejahtera,” ujarnya.
Panen raya di Waiasih ini diharapkan menjadi contoh keberhasilan peningkatan produksi padi di wilayah Seram Utara Timur Kobi dan sekitarnya. (ME-08)






