Malukuexpress.com, Masohi – Pj. Bupati Maluku Tengah Dr. Rakib Sahubawa melepaskan sebanyak 111 peserta lomba karnaval, tingkat TK/Paud dan SD dalam rangka memeriahkan HUT Kota Masohi ke 66, jumat (27/10/2023).
Kegiatan yang direncanakan berlangsung selama dua hari ini di fasilitas oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malteng.
Para peserta yang terdiri dari TK/Paud sebanyak 43 regu, SD 68 regu. Sementara karnaval tingkat SMP sebanyak 21 regu dan SMA sebanyak 14 regu, akan dilanjutkan sabtu 28 Oktober 2023, Jumlah keseluruhan peserta lomba karnaval sebanyak 146 regu.
kegiatan ini diikuti oleh Sekolah di tiga Kecamatan, yakni Kecamatan Kota Masohi, Amahai dan Kecamatan Teluk Elpaputih.
“Dalam kaitannya dengan kegiatan dihari ini, maka Lomba Karnaval yang dilakukan mencerminkan suasana sukacita dalam bentuk pawai dari para siswa dalam memeriahkan HUT ke 66 Kota Masohi,” hal ini disampaikan koordinator lomba Amin Sopaliu.
Dikatakannya, Dalam membangun Maluku Tengah tentunya tidak terlepas dari unsur keberagaman budaya, baik budaya bangsa maupun budaya daerah serta mengedepankan aspek nasionalisme.
“Maka seluruh peserta diwajibkan menggunakan busana Etnik Nusantara, Profesi maupun Kreasi, sehingga pelaksanaan kegiatan ini akan bermanfaat dan mengarah pada Tema Lomba Karnaval yakni “Menata dan Membangun Kota Masohi : Jejak Tapak Tangan Putra Sang Fajar Yang Terabaikan Dalam Pembangunan Nasional,” ucapnya.
Sementara Pj. Bupati Malteng Dr. Rakib Sahubawa mengatakan, Karnaval adalah momen yang menggembirakan, di mana semua bisa bersatu dalam keragaman, merayakan warisan budaya dan menciptakan kenangan indah bersama.
Menurutnya, Karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, tapi juga peluang untuk mempromosikan keanekaragaman budaya dan keindahan tradisi. Melalui kostum indah, parade yang penuh semangat, dan kreativitas tak terbatas, bisa menunjukkan kepada dunia. Bahwa generasi Malteng yang ceria, sehat dan memiliki beragam potensi.
“Saya juga ingin mengingatkan kita semua, untuk menjaga kelancaran serta keselamatan selama acara ini berlangsung. Pastikan kita mengikuti aturan keselamatan dan menjaga kebersihan lingkungan.” kata Sahubawa.
“Mari jadikan karnaval ini sebagai contoh kebaikan yang kita bisa tampilkan kepada generasi mendatang,” sambung Sahubawa.
Ia juga berpesan kepada para guru dan pendamping peserta, agar bisa menjaga anak-anak didiknya sehingga bisa memasuki finish dengan lancar dan baik. (ME-08)






