MX.COM, POLDA MALUKU – Dalam upaya merespons dampak musim kemarau yang menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah, Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Timur (SBT), Polda Maluku, bergerak cepat dengan mengerahkan kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu suplai air bersih kepada masyarakat Kota Bula, Kabupaten SBT.
Langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk kehadiran negara melalui Polri dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat yang mulai mengalami keterbatasan akses air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan distribusi air bersih tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres SBT Kompol Johanis Titus, S.Ap., bersama personel Polres SBT yang turun langsung ke lokasi permukiman warga, khususnya di kawasan Fatollo, Kota Bula yang menjadi salah satu titik terdampak kekeringan.
Penggunaan kendaraan AWC yang biasanya difungsikan untuk pengendalian massa, dalam kegiatan ini dialihfungsikan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih langsung ke warga yang membutuhkan.
Kapolres SBT AKBP Alhajat, S.I.K. menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk respons cepat Polri terhadap kondisi sosial yang dihadapi masyarakat, khususnya di tengah musim kemarau yang berdampak pada ketersediaan air bersih.
“Polri harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat mereka menghadapi kesulitan. Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab kami untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau,” ujar AKBP Alhajat.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus memerintahkan jajaran untuk memetakan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih agar bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan.
“Kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar distribusi bantuan air bersih ini dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol Rositah Umasugi, S.I.K. menegaskan bahwa langkah yang dilakukan Polres SBT merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan, tetapi juga hadir memberikan solusi atas persoalan sosial masyarakat.
“Kehadiran Polri melalui Polres Seram Bagian Timur dalam membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi yang responsif dan humanis,” ujar Kombes Pol Rositah Umasugi.
Menurutnya, Polri terus didorong untuk adaptif terhadap berbagai situasi yang berdampak langsung pada masyarakat, termasuk bencana kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.
“Polri tidak hanya hadir dalam aspek penegakan hukum dan keamanan, tetapi juga dituntut untuk responsif terhadap kondisi sosial masyarakat. Bantuan seperti ini menunjukkan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.
Masyarakat di kawasan Fatollo dan sekitarnya menyambut baik bantuan tersebut. Warga mengaku sangat terbantu dengan distribusi air bersih yang dilakukan Polres SBT, terutama di tengah kondisi kekeringan yang mulai mengganggu aktivitas harian mereka.
Selain membantu kebutuhan air bersih, Polres SBT juga memastikan kegiatan distribusi akan terus dilakukan secara berkala ke sejumlah titik yang masih mengalami keterbatasan akses air selama musim kemarau berlangsung.
Polres SBT menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak perubahan cuaca ekstrem, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.






