SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 Ambon Cetak Sejarah, Maluku Siap Jadi Pusat Digitalisasi Pendidikan Timur Indonesia

Malukuexpress.com, Ambon 11 Februari 2026. Dunia pendidikan di Maluku sedang bergerak cepat. Dua sekolah unggulan, SMA Negeri 1 Ambon dan SMK Negeri 1 Ambon, kini menjadi sorotan setelah tampil sebagai pionir transformasi digital berbasis ekosistem Google for Education.

Langkah ini digadang-gadang menjadi titik balik pendidikan Maluku menuju era sekolah digital modern.
SMA Negeri 1 Ambon sebelumnya telah resmi menjadi sekolah rujukan dalam penerapan Google for Education di jenjang SMA. Dengan pemanfaatan Chromebook, akun belajar.id, serta sistem administrasi digital, sekolah ini sukses mengubah pola belajar mengajar menjadi lebih efisien, interaktif, dan transparan.

Keberhasilan tersebut kini diikuti oleh SMK Negeri 1 Ambon yang ditunjuk sebagai calon Sekolah Rujukan Google (KSRG) pertama dari Maluku di jenjang vokasi. Penunjukan ini merupakan hasil koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, sebagai bagian dari program nasional percepatan digitalisasi sekolah.

Langkah progresif ini bukan sekadar simbolik. SMK Negeri 1 Ambon tengah menjalani pendampingan intensif, termasuk pelatihan Google Certified Educator Level 1 bagi para guru. Program ini menekankan penguatan budaya self learning atau pembelajaran mandiri, yang dinilai menjadi kunci utama menghadapi tantangan dunia kerja berbasis teknologi.

“Ini bukan soal gelar atau plakat. Ini tentang perubahan budaya belajar. Ketika guru mau berkembang, siswa pasti ikut berkembang,” ungkap salah satu pendamping program.
Saat ini, secara nasional baru segelintir SMK yang menyandang status Sekolah Rujukan Google.

Jika berhasil lolos, SMK Negeri 1 Ambon berpotensi mencetak sejarah sebagai salah satu SMK rujukan Google terdepan di Indonesia, sekaligus yang pertama dari Maluku.
Kolaborasi antara sekolah, pemerintah daerah, dan mitra teknologi menjadi fondasi kuat gerakan ini. Target jangka panjangnya ambisius: setiap kabupaten/kota di Maluku memiliki minimal satu sekolah rujukan berbasis ekosistem digital.

Langkah berani SMA Negeri 1 Ambon dan SMK Negeri 1 Ambon ini menjadi pesan tegas bahwa sekolah di wilayah timur Indonesia tidak tertinggal dalam inovasi. Maluku kini tidak hanya mengikuti arus transformasi digital, tetapi mulai memimpin perubahan.
Gelombang digitalisasi pendidikan telah dimulai. Dan Ambon berada di garis depan.(CM)

Pos terkait