MALUKUEXPRESS.COM
TNI AL-Kodaeral IX, Ambon (7/9/2026). — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IX menegaskan komitmennya dalam mendukung kehidupan beragama serta menjaga kerukunan dan keharmonisan masyarakat di Maluku. Hal tersebut tercermin dari kehadiran Inspektur Kodaeral IX, Kolonel Mar Eko Priyo Handoyo mewakili Komandan Kodaeral IX Laksda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., M.H., pada Perayaan Sukacita Hari Ulang Tahun (HUT) ke-91 Gereja Protestan Maluku (GPM) di Gedung Baileo Oikumene, Ambon, Minggu (6/9/2026) malam.
Perayaan yang digelar Panitia Hari Besar Gerejawi Tingkat Sinode GPM tersebut mengusung tema “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut akan Allah” dan dihadiri sekitar 500 jemaat, pejabat pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, serta tokoh lintas agama.
Sejumlah pejabat dan tokoh yang hadir antara lain Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa beserta Ibu, Sekda Provinsi Maluku Ir. Sadali Ie, Wali Kota Ambon Drs. Bodewin M. Wattimena, Ketua DPRD Kota Ambon Morits Tamaela, Kapolresta Ambon Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, Ketua Sinode GPM Pdt. Sacharias L. Sapulete, Uskup Diosis Amboina Mgr. Seno Ngutra, Kakanwil Kemenag Maluku Dr. H. Yamin, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.
Ketua Panitia HUT ke-91 GPM, Benhur G. Watubun, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan HUT bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperteguh komitmen pelayanan gereja sekaligus memperkuat persekutuan jemaat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program spiritual dan pelayanan diakonia bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua Sinode GPM Pdt. Sacharias L. Sapulete mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persaudaraan dan kerukunan di Maluku dan Maluku Utara. Menurutnya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk membangun kehidupan bersama yang damai dan harmonis.
Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa turut mengapresiasi kontribusi GPM dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Ia menilai GPM memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah, baik melalui pembangunan fisik maupun penguatan moral, karakter, dan integritas masyarakat.
Momentum HUT ke-91 GPM tersebut sekaligus menjadi ruang memperkuat komunikasi dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, tokoh agama, serta masyarakat. Kolaborasi lintas elemen dinilai penting untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus menciptakan suasana kehidupan masyarakat yang aman, damai, dan toleran.
Bagi Kodaeral IX, kehadiran dalam perayaan tersebut merupakan bagian dari upaya mempererat tali silaturahmi dengan tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat di Maluku.
Sinergi tersebut diharapkan terus berkembang dalam mendukung berbagai kepentingan bersama, termasuk kegiatan kemanusiaan, pembinaan potensi maritim, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan kepulauan.
Dengan semangat HUT ke-91 GPM, Kodaeral IX berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama yang harmonis bersama pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga Maluku tetap aman, damai, dan kondusif.
(@Dispen Kodaeral IX).



