Malukuexpress.com, Masohi – Mobil Dam Truck yang mengangkut rombongan wisata Air Ninivala atau Kali Jodoh di Negeri Piliana Kecamatan Tehoru Maluku Tengah (Malteng), mengalami kecelakaan maut diruas jalan yang menuju tempat wisata tersebut, minggu (12/11/2023).
Dalam peristiwa itu, 4 orang dinyatakan meninggal dunia. 2 orang langsung meninggal dilokasi, sementara 2 korban lain meninggal di Puskesmas Tehoru. Sementara luka berat 3 orang dan 34 lainnya luka ringan sampai sedang.
Korban meninggal bernama Ibrahim Witak (33), Hanafi Wailissa (19), Nurmala Lessa (16) Grasel Cahaya (17).
Informasi yang dihimpun Malukuexpress.com saat kejadian nahas itu, mobil dam truck yang mengangkut 41 orang rombongan wisata, saat sedang menuju pulang ke Seram Bagian Barat (SBT). 9 orang merupakan mahasiswa dari kampus STAIS Bula SBT, dan korban lain berasal dari SMA Muhamnadiyah Atiahu.
“Kemungkinan saat turun gunung dan Menginjak rem, mobil tetap jalan karena jalannya rusak. kemudian mobil terbalik ke arah kiri dan terguling bersama penumpang, sopirnya lompat dan menyelamatkan diri,” kata Raja Negeri Hatumete Bernard Lilihata, meniru ucapan korban yg duduk di depan bersama Sopir.
Dikatakannya, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16,40 WIT, dan Informasi di sampaikan oleh masyarakat Hatu dan masyarakat mulai berdatangan dari Hatu, Yaputih dan Hatumete juga yang lain untuk membantu Mengevakuasi korban.
“Korban saat ini dirawat di Pustu Hatu, Pustu Yaputih, dan PUSKESMAS Tehoru. Semua butuh di tangani dengan lebih serius lagi, namun terkendala dengan Mobil ambulans,” kata Lilihata.
Mewakili masyarakat Seram Selatan (Kecamatan Tehoru, Siwalalat dan Werinama), Lilihata meminta dua hal penting yang harus diperhatikan pemerintah, pertama perbaiki jalan menuju Negeri Piliana Kecamatan Tehoru dan Pembangunan RS Perawatan Di Tehoru.
“Hal ini untuk mengantisipasi Masalah kesehatan dari Werinama, Atiahu (SBT), Telutih dan Tehoru serta dari Pedalaman Seram Utara (Manusela),” kata ketua Latupatty Kecamatan Tehoru. (ME-08)






