Nelayan Negeri Labuan Hilang di Laut Saat Memancing Ikan

Malukuexpress.com, Masohi – Nelayan asal Negeri Adm. Labuan, Kecamatan Seram Utara Barat Maluku Tengah, hilang di laut saat memancing ikan.

Informasi yang dihimpun Malukuexpress.com, korban atas nama Amin Sari, hilang dilaut sejak selasa 16 juli 2024 sampai saat ini belum ditemukan.

Pada saat itu korban pergi melaut di seputaran Pulau 7, berambangan bersama dengan dua warga setempat yakni Hasanudin dan Alwan Etueha.

Sementara informasi dari Polsek Pasanea bahwa, Sebelum hilang korban dan dua rekannya, masing-masing dengan menggunakan Perahu Mesin Ketinting pergi ke Pulau Esau di Negeri Pasanea, dengan tujuan mencari umpan. Setelah mendapat umpan, mereka selanjutnya menuju ke lokasi mancing yang tepatnya di bagian belakang Pulau Besar (Tanjung Buaya).

Dalam perjalanan menuju lokasi mancing, salasatu dari mereka yakni Alwan Etueha memisahkan diri untuk memancing di tempat lain, karena cuaca. Sementara korban bersama Hasanudin menuju ke Pulau Besar untuk memancing.

“Sekitar pukul 16.30 Wit, saksi bersama korban bergegas Ingin pulang karena kondisi cuaca. kemudian saksi menyampaikan kepada korban Sdr.AMIN SARI bahwa “Katong pulang jua”, dijawab oleh korban “barang ini sudah bararus dan baangin”, karena pada saat itu posisi Korban dan saksi tidak berjauhan,” Release Polsek Pasanea, rabu (17/7/2024)

Dalam perjalanan pulang, saksi melewati jalur air dangkal, sedangkan korban memutar ke arah luar dari jalur air dangkal, namun setelahnya saksi tiba di Pulau Aer saksi sempat melihat ke arah korban namun tidak kelihatan, kemudian saksi kembali menunggu korban di Pulau Elei sekitar kurang lebih 1 jam. Karena korban tidak kunjung datang, kemudian saksi langsung kembali ke Negeri Labuan.

“Pada pukul 18.15 wit saksi tiba di Negeri Labuan dan istri korban yang telah menunggu di tepi pantai bertanya kepada saksi “seng lia Beta paitua, kemudian dijawab oleh saksi Beta lewat dalam air dangkal, Korban lewat arah luar dari Tanjong buaya,” Release Polsek Pasanea.

Pada saat itu juga, saksi bersama masyarakat lainnya dengan menggunakan 3 unit mesin Viber 15 PK melakukan pencarian di sekitar Pulau 7 yang ada di Kecamatan Seram Utara Barat.

Mendapatkan informasi orang hilang, Kapolsek Pasanea Ipda Galip Rumpay bersama personel dan warga Negeri Labuan, bersama-sama melakukan upaya pencarian terhadap korban.

Saat ini Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnaz) dan Polair telah tiba di Negeri Adm Labuan pada rabu malam pukul 21.30 Wit. rencananya Basarnaz dan Polair akan memulai pencarian terhadap korban pada kamis pagi (18/7/2024). (ME-08)

Pos terkait