Maluku express.com, Masohi – Launching Perlombaan HUT Kota Masohi yang ke-68 dan Banda Heritage Festival 2025, dibuka dengan resmi oleh Bupati Maluku Tengah (Malteng) Zulkarnain Awat Amir, Jumat (16/10/2025) di depan Kantor Perpustakaan Masohi.
Dalam sambutannya Zulkarnain menyampaikan, di penghujung tahun ini masyarakat Malteng menyambut dua momentum besar yang sangat istimewa dan penuh makna bagi bumu Pamahanu Nusa, yaitu Hari Ulang Tahun ke-68 Kota Masohi, dan Banda Heritage Festival Tahun 2025.
Dikatakan dua event besar ini membawa satu semangat yang sama, satu denyut yang seirama, yaitu semangat kebudayaan dan kebersamaan.
“Tema HUT Kota Masohi tahun ini adalah “Masohi Berbudaya, Masohi Bersaudara”, sementara Banda Heritage Festival mengusung tema “Nafas Budaya, Jejak Sejarah, Pesona Alam,” ungkap Zulkarnain.
Zulkarnain mengatakan kedua tema ini menandakan satu hal penting, bahwa kita cinta budaya, kita generasi yang tidak pernah lupa akan sejarah.
Budaya adalah akar, dan sejarah adalah identitas. Dari sinilah Masohi dan Banda memancarkan cahaya keindahan, kebersamaan, dan kebanggaan sebagai jantung Malteng. Wakil Ketua APKASI ini menjelaskan dua event besar ini bukan hanya sekadar pesta seni, lomba, atau hiburan.
“Ini adalah panggilan bagi seluruh masyarakat Malteng, dari Pulau Seram sampai Banda, dari Amahai sampai Tehoru, dari Lease, Salahutu sampai Leihitu untuk bangkit bersama, membangun kebanggaan daerah Malteng,” pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut Zulkarnain juga mengajak seluruh elemen masyarakat, baik yang tinggal di Maluku Tengah maupun yang berada di luar daerah, mari bersatu hati, bahu-membahu, dan berpartisipasi aktif dalam menyukseskan HUT ke-68 Kota Masohi dan Banda Heritage Festival 2025.
“Tunjukkan bahwa Malteng adalah rumah besar yang damai, berbudaya, dan berdaya saing. Tunjukkan bahwa Masohi adalah kota perjuangan, kota gotong royong, kota yang terus tumbuh dengan semangat persaudaraan,” tegas Zulkarnain.
Bupati Malteng itu juga mengatakan pada hari ini ada berbagai agenda menyambut HUT Kota Masohi antara lain Kerja bakti massal, Penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, Senam sehat, dan yang tak kalah penting, pencanangan Car Free Day di sepanjang Jalan Pattimura setiap hari Minggu, sebagai simbol gerakan hidup sehat, lingkungan bersih, dan masyarakat aktif.
“Saya yakin, dengan semangat gotong royong “Masohi”, dengan tekad yang kuat, Maluku Tengah akan maju! Maluku Tengah akan bangkit dari Masohi dan Banda, akan bergema pesan kepada Indonesia dan dunia, bahwa di sinilah jantung budaya, sejarah, dan peradaban Maluku!,” tegas Zulkarnain. (ME-08)






