Kali Siaputih Meluap, Pemukiman dan Sekolah Terendam Banjir

  • Whatsapp

SBB, MX. Dusun siaputi, Desa loki, Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) banjir  mengalami mengalami bencana Banjir, akibat meluapnya air dari Dusun itu hingga merembet ke pemukiman warga pada Rabu, (17/7).

Tingginya  air yang merendam pemukiman warga adalah setinggi 50 centimeter, dari pantauan media ini sejak pukul 07.00 WIT luapan air dari kali Siaputih sudah menggenang perumahan warga.

Salah satu warga Dusun Siaputih yang ditemui dilokasi yang bernama Syine menuturkan air masuk kerumahnya pada pukul 06,30 WIT di pagi dini hari dengan ketinggian bervariasi ada yang setinggi lutut orang dewasa bahkan ada yang setinggi satu meter “ketinggian air yang merendam pemukiman warga ada yang  mencapai satu meter, juga ada yang selutut orang dewasa, ujar Syine.

Syine berharap ada perhatian dari pemerintah daerah untuk dapat melihat kali tersebut karena setaip banjir pasti meluap ke pemukiman masyarakat. “Kami harap ada perhatian khusus dari pemerintah daerah, untuk dapat melihat dan membuat talud kali siaputih, karena setiap banjir pasti meluap ke perumahan kami masyarakat,”ujar Syine.

Sementara salah satu Pemuda Siaputih lainnya yang bernama Erik yang juga terkena dampak korban banjir mengungkapkan sedikitnya ada 10 rumah yang terendam banjir, tetapi kalau hujan berlanjut maka rumah yang terendam pasti lebih banyak.

Ditemui secara terpisah, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang dihubungi Via Whatsapp menyatakan meski dirinya masih berada di Kota Ambon tetapi telah menghubungi stafnya untuk turun dan meninjau lokasi banjir di Siaputih.

“Insya Allah, setelah teman-teman BPBD bertemu dengan Sekretaris BPBD Provinsi, Saya arahkan ke lokasi, mungkin agak siang,”ujar Kepala BPBD SBB.

Sementara Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten SBB bidang kedaruratan saat mendengar adanya Banjir tersebut langsung turun ke lokasi bencana untuk segera melaporkan kondisi yang terkena dampak bencana tersebut dan segera melaporkan ke pimpinan agar segera dilakukan tanggap bencana yakni dengan melakukan normalisasi kali Laala tersebut.

Salah satu anggota tim reaksi cepat BPBD Kabupaten SBB, Husein Tuharea kepada media ini menyatakan setelah mendapatkan informasi soal banjir maka timnya langsung diperintahkan Kadis untuk turun dan meninjau lokasi.

Tuharea menandaskan akibat banjir yang disebabkan okeh meluapnya kali dusun Siaputih maka pihaknya akan mengupayakan untuk secepatnya  melakukan normalisasi kali tersebut karena dampaknya sangat berbahaya buat Masyarakat dan sekolah SD Inpres Siaputih yang sering terendam banjir akibat luapan Kali itu,

“Kita akan akan laporkan kepada pimpinan, memang Kali (Sungai) ini sudah harus dinormalisasi karena sangat berbahaya buat Masyarakat dan sekolah dasar (SD) yang sering terkena banjir,”ujar Tuharea. (NK)

Pos terkait