MX.COM, POLDA MALUKU – Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Maluku selaku Panitia Daerah (Panda) resmi mengumumkan hasil seleksi Uji Psikologi Penerimaan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026, Kamis (30/4/2026). Rangkaian ujian yang berlangsung selama empat hari tersebut dipusatkan di sejumlah lokasi di Kota Ambon, yakni SMA Negeri 2 Ambon, SMP Negeri 19 Ambon, dan SMP Kristen Ambon.
Pelaksanaan uji psikologi telah berlangsung sejak Senin (27/4/2026) dengan pengawasan ketat guna menjamin integritas dan transparansi seleksi. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda dan Bid Propam Polda Maluku, sementara pengawasan eksternal melibatkan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Maluku serta tenaga ahli Pranata Laboratorium Pendidikan Politeknik Negeri Ambon.
Kegiatan pengumuman hasil seleksi turut dihadiri pejabat utama Biro SDM Polda Maluku, di antaranya Kabag Dalpers Biro SDM Polda Maluku AKBP Tommy Bambang Souissa, S.I.K., Kabag Psikologi Biro SDM, Ps. Kabag Watpers Biro SDM, serta Kasubbag Diapers Bag Dalpers Biro SDM Polda Maluku.
Mewakili Karo SDM Polda Maluku, AKBP Tommy Bambang Souissa menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi penerimaan anggota Polri dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Hasil ujian dapat langsung diketahui peserta sesaat setelah tes selesai atau one day service. Setelah melihat hasil masing-masing, peserta menandatangani lembar nilai sebagai bentuk transparansi bahwa seluruh hasil murni berdasarkan kemampuan peserta tanpa ada rekayasa,” ujar Tommy.
Berdasarkan data panitia seleksi, total peserta yang mengikuti tes psikologi sebanyak 750 orang dengan rincian:
Memenuhi Syarat (MS): 456 peserta
Pria: 389 peserta
Wanita: 67 peserta
Tidak Memenuhi Syarat (TMS): 294 peserta
Pria: 259 peserta
Wanita: 35 peserta
Sebagai bentuk pelayanan humanis, peserta yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) tetap mendapatkan layanan konseling dari Tim Psikologi Polda Maluku bekerja sama dengan HIMPSI Maluku. Layanan tersebut bertujuan memberikan edukasi terkait aspek psikologis yang perlu diperbaiki sekaligus memotivasi peserta agar tetap optimistis mengikuti seleksi pada kesempatan berikutnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi, S.I.K, menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan anggota Polri di Polda Maluku dilakukan secara profesional dan terbuka guna menghasilkan calon anggota Polri yang berkualitas dan berintegritas.
“Polda Maluku berkomitmen melaksanakan seluruh tahapan seleksi secara bersih, transparan, dan akuntabel. Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan yang sama berdasarkan kemampuan dan kompetensi masing-masing,” ungkap Kabid Humas.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu karena seluruh proses rekrutmen Polri dilaksanakan secara objektif dan bebas dari praktik percaloan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan. Rekrutmen Polri dilaksanakan secara gratis dan mengedepankan prinsip BETAH,” tegasnya.
Peserta yang dinyatakan memenuhi syarat selanjutnya akan mengikuti tahapan seleksi berikut sesuai jadwal dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan Mabes Polri. (*


