Jemaat GPM Kairatu Rayakan HUT GPM Ke 84 Dengan Penuh Hikmat

  • Whatsapp
Ibadah Syukur Perayaan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke 84 Di Jemaat GPM Kairatu

SBB. MX com. Perayaan HUT Gereja Protestan Maluku (GPM) ke 84 tahun ini, mengambil Tema yang dipilih dalam acara syukuran saat ini yakni ‘Gereja Yang Bersyukur Dengan Membaharui Diri’. Selain menekankan aspek bersyukur namun bersamaan dengan itu menekankan pentingnya membarui diri secara terus menerus. Usia yang sudah terbilang tua dan terus memberi karya bagi umat terlebih bagi bangsa dan negara.

Perayaan HUT GPM ke 84 terus mengema dimana-mana di Bumi seribu pulau ini, dengan hadir teruntuk segenap umat di Maluku di tanggal 6 September setiap tahunnya. Dalam menyambut perayaan HUT tahun ini di Provinsi Maluku, tepatnya di Kabupaten Seram Bagian Barat Provinsi Maluku di Jemaat GPM Kairatu. Perayaan HUT yang di kemas oleh Panitia Hari-hari Besar Gerejawi menyemangatkan nilai kesederhanaan dan penuh kemeriahan.

Ketua Panitia hari-hari Besar Gerejawi Jemaat GPM Kairatu Juliana Pesireron, S.Pd di malam penutupan perayaan yang berlangsung di Gedung Gereja Pniel Kairatu, (6/9). Dalam sambutannnya mengatakan bahwa, dalam jelang perayaan HUT GPM ke 84, Panitia telah bekerja dalam melaksanakan berbagai kegiatan lomba yang berlangsung dari tanggal 29 Agustus sampai 5 September 2019, dan diakhiri dengan mata lomba jalan empang yang melibatkan semua Wadah organisasi Pelayanan baik dari Tingkat Lanjut Usia, Orang dewasa, Anak remaja dan Anak tanggung.

“Intinya, bukan juara yang menjadi perebutan tapi bagaimana membangun kesadaran iman umat betapa pentingnya umat GPM bisa mensyukuri akan kasih Yesus Kristus buat kita, yang telah memasuki usia yang ke 84 Tahun dan mampu memberikan hiburan bagi jemaat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Jemaat GPM Kairatu Pdt. Cak Huwae, S.Si saat memberikan sambutan pada malam penutupan Perayaan HUT GPM ke 84, selaku Ketua Majelis Jemaat mengajak umat untuk tetap patut bersyukur kepada Yesus Kristus selaku Kepala Gereja yang telah melawat kita umat GPM dalam memasuki usia yang ke 84 di tahun ini.

“Ini bukan lagi usia yang muda tapi usia yang sudah tua, dan oleh karena itu, kita mestinya membuat refleksi diri selaku perangkat pelayan sampai sejauh mana kita menjadi gereja yang mandiri sejak dari tahun 1935. Gereja Protestan Maluku menyatakan sikap dan eksistensinya untuk terus berada dalam melayani umat di bumi Maluku tercinta ini dan bahkan seluruh dunia,”ungkapnya.

Salah Satu Kegiatan Lomba Panjat Pinang

Lanjutnya, Ini penting untuk kita semua harus ketahui dan pahami selaku perangkat pelayan tentang sejarah lahirnya GPM. Apalagi ditahun ini kita akan di perhadapan dengan Pemilihan Calon Anggota Majelis Jemaat (5) lima tahun kedepan. Untuk itulah, Bagi perangkat pelayan dan warga jemaat, saya berharap dalam kehidupan bergereja dan bermasyarakat untuk terus mempelopori nilai-nilai peradaban budaya lokal dengan terus di jaga dan dikembangkan sehingga umat tidak terjebak dengan masuknya budaya-budaya asing yang pada akhirnya merusak ahklak dan moral generasi gereja kedepan, “tutup Huwae.

Salah Satu Kegiatan Lomba Lompat karung

Hasil pantauan Malukuexpress.online di lapangan, Panitia Hari-hari Besar Gerejawi (HHBG) Jemaat GPM Kairatu telah mengelar berbagai kegiatan mata lomba untuk memeriahkan HUT Gereja Protestan Maluku ke 84 tahun. Adapun Jenis-jenis kegiatan mata lomba di bagi dalam 2 (dua) Kategori yaitu Kategori Anak dan Umum. Untuk umum, mata lomba yang diperlombakan yakni; Tarik tambang Putra putri dewasa, sementara untuk mata lomba lompat karung dan empang melibatkan orang dewasa dan anak-anak. Sementara mata lomba yang diperuntukkan untuk Anak kecil satu, dua dan tiga. Anak tanggung satu, dua dan tiga. Anak remaja satu, dua dan tiga dengan mata lomba sebagai berikut; lomba Lari bendera, lomba Lompat karung, lomba Panjat pinang, dan lomba cerdas cermat Alkitab. Kegiatan-kegiatan ini pun cukup menyita perhatian jemaat, karena banyak peserta yang berseragam klasik dan kompak, yang pada akhirnya melahirkan canda tawa jemaat yang menyaksikan setiap agenda perlombaan.

Kegiatan Lomba salah satunya Tarik Tambang Putri Dewasa

Perayaan HUT GPM ke 84 tahun ini pula, terlihat di kemas sangat sederhana dan hikmat, dan patut di syukuri dan diberikan apresiasi oleh semua pihak yang turut membantu. Teristimewa dari Pihak Kapolsek AKP Zeth Riri dan jajaran yang telah membantu untuk mengatur arus lalu lintas pada saat peserta jalan empang mengunakan ruas jalan trans seram. ( EP)

Pos terkait