Viral Ibu Hamil di Medsos Di SBB, Hatta Minta Pemda Buka Akses Jalan Huku Kecil

Malukuexpress.com, Dengan Viralnya seorang Ibu Hamil beberapa waktu lalu di media Sosial yang turun dari Desa Huku Kecil untuk melahirkan di Puskesmas Kecamatan Elpaputih dengan digendong.

Kita tau bersama saat ini bagi desa – desa di wilayah pengunungan yang ada di Kabupaten SBB yang harus turun dua minggu sebelum masa kehamilan menuju Puskesmas Kecamatan dengan keterbatasan akses jalan.

Bacaan Lainnya

Menurut Wakil Ketua Komisi III Hatta. Hehanussa kepada media di baileo Karang Pajang Ambon ( 23/8/2021 ) bahwa ini jangan terus menerus dipertontonkan lagi kondisi ini di depan kita, baik itu di depan Pemerintah Kabupaten SBB, maupun Pemerintah Provinsi Maluku.

Kita tau bersama ini pas dengan bulan agustus yang mana kita semua di seluruh Indonesia memperingati kemerdekaan 76 Tahun Indonesia, tetapi kita melihat ini sangat tragis dan sangat ironis sekali bahwa kondisi ini terus – terus dibiarkan.

Saya akan mendorong Pemerintah agar ke depan dan kalau bisa ada keberpihakan dari Pemerintah Provinsi Maluku terutama untuk membuka akses tersebut.

Minimal jalan mereka dapat dilewati oleh mobil walaupun belum pengaspalan tetapi itu bisa dibuka secara permanen, karena hari kita lihat kondisi disana sudah sangat memprihatikan terutama di lima Negeri yang berada di desa Huku Kecil, Abio, Ahiolo dan dua desa lagi disitu yang sangat memprihatikan buat kita semua.

Sekali lagi bahwa saya dalam reses kali ini akan menyempatkan diri turun ke sana dan akan melihat secara langsung serta mengajak Dinas PUPR juga untuk melihat langsung kondisi jalan yang ada di sana.

Tapi ini adalah bagian dan tanggungjawab dari pada Pemerintah Kabupaten SBB yang harus betul-betul memperhatikan hal tersebut, karena masyarakat yang berada di pegunungan terutama masyarakat Huku, Huku kecil, Niniari dan masyarakat sekitar sudah waktunya untuk mendapat perlakuan yang seadil-adilnya, mereka harus diperhatikan dalam soal pembangunan terutama akses – akses tadi.

Maka itu isolasi-isolasi ini harus dibuka, kalau tidak ironis lagi bisa terjadi seperti ini, dan apakah kita harus terus melihat masyarakat yang sakit harus digendong dan ibu-ibu yang akan melahirkan harus digendong.

Kita tidak tau kalau besok – besok terjadi hal – hal yang lain buat mereka dan saya sendiri merasa kasihan buat mereka, maka itu bagaimana kita bersama – sama dengan Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi membuka akses-akses ini,

Jadi disana sangat memprihatinkan, kita belum bisa berbicara menyangkut tentang pendidikan, dan kita tidak berbicara menyangkut dengan kesehatan, tetapi hari ini kita betul – betul fokus dulu agar bagaimana mereka bisa terbuka dari isolasi mereka. (*)

Pos terkait