Pembangunan Infrastruktur Jalan Waisarissa Kaibobu Terhenti, Kenapa?

  • Whatsapp

Ambon, MX. Pembangunan Proyek Infrastruktur Jalan Waisarissa-Kaibobu yang dikerjakan sejak 2006, hingga kini belum tuntas atau terhenti padahal masyarakat sangat membutuhkan penyelesaian pekerjaan jalan tersebut, mengingat selama ini jika dari Kaibobu ke Waisarissa selalu melalui transportasi laut.

Salah satu Tokoh Pemuda Seram Bagian Barat (SBB) Mario Kakisina, kepada media ini. Rabu (22/8) di-Ambon mengungkapkan, transportasi darat atau pembangunan jalan di sebuah kecamatan dan kabupaten sangatlah diperlukan masyarakat setempat namun sayangnya untuk proses pembangunan jalan Waisarissa Kaibobu tak kunjung selesai bahkan pekerjaan lanjutan terhenti.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten SBB dan Dinas PUPR Provinsi Maluku, termasuk dinas PUPR kabupaten SBB, mendapat kritikan dan dipertanyakan sejauh mana pekerjaan ini akan berlanjut, bukan terkesan Pemda Kabupaten SBB dan Dinas PUPR Provinsi Maluku tinggal diam atau membisu padahal proyek pembangunan jalan menelan anggaran miliaran rupiah,”ucap Mario.

“Memang ditahun 2006 lalu Pemkab SBB bersama Dinas PUPR Provinsi mengerjakan jalan Waisarissa tembus Kaibobu dengan anggaran sebesar 30 milyard dengan kontraktor Uya atas nama PT. Anugrah Pembangunan Jaya, namun hingga saat ini sudah bulan ke delapan tahun 2019, pekerjaan pembangunan jalan dimaksud tak kunjung selesai sesuai harapan masyarakat sekitar kedua desa tersebut, padahal sangat dibutuhkan transportasi darat ini, mengingat selama ini selalu menggunakan transpotasi laut dan juga kendalanya jika angin kencang tidak ada angkutan laut seperti speed boat yang jalan.

Untuk itu Kata Mario Kakisina, jalan lingkar yang belum selesai ini dapat dilanjutkan pekerjaannya, termasuk jalan tembus Waisarissa menuju Kaibobu, karena jika tidak sangat dipertanyakan proyek sebesar ini dengan dana milyaran yang sudah dikerjakan selama dua kali oleh PT. Anugrah Pembangunan Jaya, ditambah dengan bantuan kontraktor lain, dengan dana DAK sebesar 30 milyar, namun tidak juga selesai,” ungkapnya. (LI)

Pos terkait