Keluarga Pasien ODP Karantina Mandiri Ohoi Wab, Kecewa Pelayanan Tim Gugus Covid 19 Malra

  • Whatsapp

Ambon, MX. Com. Tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 Maluku Tenggara harus bertanggungjawab terhadap salah satu ibu pelaku perjalanan/ODP (09/04) yang dikarantina di tempat karantina mandiri di Ohoi Wab. Karena diduga mengabaikan kondisi ibu yang baru selesai dilakukan operasi/bedah penyakit dalam pada salah satu Rumah Sakit di Makasar. Seharusnya ibu tersebut dikarantinakan di Rumah Sakit atau minimal mendapat penanganan kekarantinaan yang khusus serta tidak dikarantikan dengan pelaku perjalanan yang lain karena mengingat kondisi kesehatan, “Ungkap Wage Rudolf Raubun Salah Satu Keluarga dekat Ibu (OPD). Selasa (14/4).

Lanjutnya, akibat dari kelalaian ini berselang 3 hari berada di tempat karantina ibu tersebut mengalami kecelakaan saat berada di dalam toilet karena kondisi tubuh dan stamina yang tidak memungkinkan untuk melakukan aktifitas sendiri. Akibat kecelakaan tersebut terjadi benturan keras di bagian perut bekas operasi/bedah tepat pada lambung korban yang memaksakan harus dilarikan ke Rumah Sakit Hati Kudus Langgur kemudiaan dipindahkan lagi ke RSUD Karel Sasuitubun Langgur (12/04).

Setelah melalui perawatan dan pemeriksaan Dokter yang menangani pasien memerintahkan untuk sesegera mungkin merujuk pasien ke Ambon untuk melakukan Operasi/bedah lagi karena Lambung pasien yang mengalami bengkak akibat benturan keras,”jelasnya.

Tambahnya, sesuai instruksi dari Dokter hari ini pasien harus segera diberangkatkan ke Ambon karena mengingat kondisi pasien yang semakin memburuk dan lagi kebijakan penghentian sementara pelayaran Kapal Pelni rute pelabuhan Tual sesuai Persetujuan bersama Bupati Maluku Tenggara dan Walikota Tual.

Dokter juga menyesalkan, karena seharusnya Pelaku perjalanan yang akan dikarantinakan dalam kondisi seperti ini harusnya mendapat penanganan khusus,”ungkapnya tutup. (**)

Pewarta : PR

Editor : Alfa

Pos terkait